kata Ba'asyir GurDur Murtad



Google Nets : Ada pendapat tentang gusdur ni gan, kata Ba'asyir GurDur Murtad. Wew!! yo kita liat kelanjutan beritanya, rugi lho kalo ga diterusin bacanya.. wkwkkw

Gus Dur yang sedang di puja-puji dan di elukan sedemikan tinggi oleh pendukungnya, pengikutnya dan juga oleh mereka yang bermazhab pluralisme, liberalisme juga sekularisme dan mereka yang merasa di bela olehnya semasa hidup, namun bagi Ustadz Abu Bakar Ba’asyir semua itu tidak ada artinya, baginya Mr. Dur telah murtad, menurut Ba’asyir:

Jadi, mengenai mister Dur, menurut keyakinan saya Mr Dur ini murtad karena dia telah mengatakan semua agama sama , padahal Allah mengatakan Innaddina ‘indallahil Islam, belum lagi perkataan dia soal qur’an porno, dan pluralisme. Orang yang berfaham pluralisme itu murtad karena pluralisme itu menganggap bahwasanya jika kita hidup bersama-sama, kita tidak boleh menggunakan syariat Islam.

Pernyataan itu terlontar, saat ustad Abu Bakar Ba’asyir, berkali-kali di tanya oleh jemaah pengajian mengenai pengikut Gus Dur yang begitu mengkultuskannya. Dan ia pun menolak memanggil Abdurrahman Wahid dengan “Gus” karena baginya sebutan itu:

Maaf, saya tidak memanggil Gus, karena panggilan Gus itu hanya digunakan untuk anak kyai mulia di Jawa Timur”, kata ustad Abu. Ustad Abu mengatakan

Ba’asyir berani mempertanggung jawabkan pernyataannya ini, ia pun menantang tokoh-tokoh NU untuk berdiskusi, bahkan ia pun berani bermubahalah

Catatan dari saya:

Menurut saya pernyataan seperti ini tidak usah di tanggapi berlebihan, maksudnya begini, toh sekarang kan jamannya orang bebas berbicara dan mengeluarkan opini, nah apa yang keluar dari Abu Bakar Ba’asyir sepenuhnya darinya dan ia yang akan mempertanggung jawabkan nanti di hadapan Allah, begitupun pernyataan-pernyataan Gus Dur semasa hidup, sepenuhnya ia yang bertanggung jawab. Terlebih lagi, Ba’asyir memberi pernyataan Gus Dur murtad setelah berkali-kali ditanya soal pengkultusan Gus Dur oleh pengikutnya, (perlu di ketahui Islam tidak mengenal kultus individu dan berlebihan mengagungkan mahluk) jadi ia hanya mengeluarkan pendapat yang bersandar pada analisa dan pengetahuan yang ia miliki.

Kita sebagai umat Muslim, tentu dapat menilai bagaimana kiprah Gus Dur semasa hidup dan membandingkan dengan pernyataan Ba’asyir, untuk menyimpulkan dan menilai sendiri

Ruang Penjara Elit mantan kasus koruptor Indonesia


Layak nya sebuah ruangan di dalam gedung atau perkantoran, yang berada di dalam kompleks rutan tersebut, seharusnya gedung untuk perkantoran petugas rutan, disulap menjadi ruang pribadi mewah yang dipakai beberapa narapidana semacam terpidana kasus suap Arthalyta Suryani dan terpidana seumur hidup kasus narkoba, Limarita.

”Tadinya saya cuma dengar kabar ada fasilitas mewah diberikan kepada narapidana tertentu, tapi baru sekarang saya lihat sendiri. Ternyata jauh lebih luar biasa. Tadi kami lihat sama-sama, ruangan Limarita malah punya ruang karaoke khusus yang begitu mewah,” ujar anggota satgas, Yunus Husein, tertawa.

Yunus bersama dua anggota satgas lain, Denny Indrayana dan Mas Ahmad Santosa, mendatangi satu per satu ruangan mewah itu dan mengajak keduanya bicara. Ruangan mewah milik Arthalyta berada di lantai tiga gedung dan mendapat giliran pertama yang mereka kunjungi. Saat para anggota satgas dan wartawan tiba, Arthalyta tengah menjalani perawatan wajah dari seorang dokter spesialis dengan peralatan khusus di dalam ruangan itu.

Sementara itu, ruang Limarita berada di lantai dua. Dalam pengamatan Kompas, orang luar dipastikan tidak akan menyangka bahwa ruangan di gedung perkantoran tersebut ”dialihfungsikan” menjadi ruang tahanan mewah, yang fasilitasnya setara hotel bintang lima. Hal itu karena bangunannya sebetulnya berfungsi sebagai gedung perkantoran dan letaknya terpisah dari bangunan blok-blok sel yang ada di rutan tersebut.

Total blok sel yang ada berjumlah lima blok, yang diisi berdesak-desakan oleh sedikitnya 1.172 narapidana.

Fasilitas mewah yang ada di setiap ruangan keduanya adalah alat penyejuk ruangan, pesawat televisi layar datar merek terkenal, perlengkapan tata suara dan home theatre, lemari pendingin dan dispenser, serta telepon genggam merek Blackberry.

Ruang khusus karaoke
Di ruang Limarita terdapat ruang khusus untuk karaoke. Dua ruangannya dilengkapi seperangkat furnitur mewah dari kulit dan tempat tidur. Di kamar Arthalyta terdapat beberapa macam permainan anak-anak dan tempat tidur bayi dan dewasa.

Limarita mengakui semua fasilitas barang mewah yang ada di ruangannya dibelinya sendiri dan kemudian diserahkan sebagai milik Darma Wanita rutan tersebut.

Saat akan memasuki gedung rumah tahanan, para anggota satuan tugas dan sejumlah wartawan yang ikut sempat nyaris bersitegang dengan sejumlah petugas rumah tahanan.